Posted On: 16 November 2005, 12:14 Filed In: Bacaan, Islam Action: Drop Comments Trackback URI Comments Feed
Berbahagialah wahai wanita shalehah. Sebab Rasulullah SAW bersabda, “Dunia ini adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita shalihah.” (HR. Muslim, Ahmad, dan An-Nasa’i). Disisi lain berhati-hatilah sebab Beliau SAW juga berpesan tentang fitnah terbesar dari kaum mu, “Tidak ada suatu fitnah (bencana) yang lebih besar bahayanya dan lebih bermaharajalela-selepas wafatku terhadap kaum lelaki selain daripada fitnah yang berpunca daripada kaum wanita.” (H.R. Bukhari, Muslim, Ahmad, at-Tirmidzi, An-Nasa’i dan Ibnu Majah).
Do’a wanita lebih makbul daripada lelaki karena sifat penyayang yang lebih kuat daripada lelaki. Ketika ditanya kepada Rasulullah SAW akan hal tersebut, jawab baginda: “Ibu lebih penyayang daripada Bapak dan doa orang yang penyayang tidak akan sia-sia.”
Wanita yang solehah itu lebih baik daripada 1000 lelaki yang saleh.
Barang siapa yang menggembirakan anak perempuannya, derajatnya seperti orang yang senantiasa menangis karena takut Allah SWT dan orang yang takut Allah SWT akan diharamkan api neraka keatas tubuhnya.
Barang siapa yang membawa hadiah (barang, makanan dari pasar kerumah) lalu diberikan kepada keluarganya, maka pahalanya seperti bersedakah. Hendaklah mendahulukan anak perempuan daripada anak lelaki. Maka barang siapa yang menyukai akan anak perempuan seolah-olah dia memerdekakan anak Nabi Ismail A.S
Wanita yang tinggal bersama anak-anaknya, akan tinggal bersama aku (Rasulullah SAW) di dalam surga.
Barang siapa yang mempunyai tiga anak perempuan atau tiga saudara perempuan atau dua saudara perempuan, lalu dia bersikap ihsan dalam pergaulan dengan mereka dengan penuh rasa takwa serta bertanggung jawab, maka baginya adalah surga.
Dari Aisyah r.a. “Barang siapa yang diuji dengan sesuatu dari anak-anak perempuannya lalu dia berbuat baik kepada mereka, maka mereka akan menjadi penghalang baginya api neraka.”
Surga itu di bawah telapak kaki ibu.
Apabila memanggilmu dua orang ibu bapamu maka jawablah panggilan ibumu dahulu.
Wanita yang taat berkhidmat kepada suaminya akan tertutup pintu-pintu neraka dan terbuka pintu-pintu surga. Masuklah dari manapun pintu yang dia kehendaki dengan tidak dihisab.
Wanita yang taat pada suaminya, semua ikan-ikan di laut, burung di udara, malaikat di langit, matahari dan bulan, semuanya beristighfar baginya selama dia taat kepada suaminya dan rekannya (serta menjaga sholat dan puasanya).
Aisyah r.a. berkata, “Aku bertanya pada rasulullah SAW, siapakah yang lebih besar haknya terhadap wanita?” Jawab baginda, “suaminya.” “Siapa pula berhak terhadap lelaki?” jawab Rasulullah SAW, “Ibunya.”
Perempuan apabila sholat lima waktu, puasa di bulan Ramadhan, memelihara kehormatannya, serta taat pada suaminya, masuklah dia dari pintu surga mana saja yang dia kehendaki.
Tiap perempuan yang menolong suaminya dalam urusan agama, maka Allah SWT memasukkan dia kedalam surga lebih dahulu daripada suaminya (10.000 tahun)
Apabila seorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya, maka beristighfarlah para malaikat untuknya. Allah SWT mencatatkan baginya setiap hari dengan 1000 kebaikan dan menghapuskan darinya 1000 kejahatan.
Apabila seorang perempuan mulai sakit hendak bersalin, maka Allah SWT mencatatkan baginya pahala orang yang berjihad pada jalan Allah SWT
Apabila seorang perempuan melahirkan anak, keluarlah ia dari dosa-dosa seperti keadaan ibunya melahirkan
Apabila telah lahir (anak) lalu disusui, maka bagi ibu itu setiap satu tegukan dari susunya diberi satu kebajikan
Apabila semalaman (ibu) tidak tidur dan memelihara anaknya yang sakit, maka Allah SWT memberinya pahala seperti memerdekakan 70 orang hamba dengan ikhlas untuk membela agama Allah SWT Dikutip dari arsip UNIC Virtual Komuniti
Showing posts with label artikel bebas. Show all posts
Showing posts with label artikel bebas. Show all posts
Monday, March 12, 2007
Tahun Kabisat
Jika tahun ini adalah tahun kabisat maka hari ini sebenarnya adalah tanggal 29 Februari. Berhubung tahun ini adalah 2007 yang tidak habis dibagi 4, maka tahun ini bukan tahun kabisat. Nah, terus bagaimana nasib dengan orang yang lahir pada tanggal 29 Februari? Apakah mereka juga harus merayakan hari ulang tahun setiap 4 tahun sekali? Atau numpang pada tanggal 28 Februari atau 1 Maret?Yup, tahun kabisat ini memang terjadi setiap 4 tahun sekali. Tanggal khusus 29 Februari ini diselipkan setiap 4 tahun sekali. Tujuannya adalah agar mengkompensasikan kekurangan 1 hari yang terjadi setiap 4 tahun yang terjadi akibat perputaran bumi terhadap matahari tidak tepat 365 hari, melainkan 365 hari, 5 jam, 48 menit dan 45,1814 detik.Dan satu lagi, tahun yang habis dibagi 100 bukan merupakan tahun kabisat, kecuali tahun tersebut habis dibagi 400. Jadi tahun 1800, 1900 bukan merupakan tahun kabisat meskipun habis dibagi 4, tetapi keduanya tidak habis dibagi 400, dan tahun 2000 adalah tahun kabisat.Walaupun demikian jika dihitung-hitung lebih cermat lagi, akan terjadi kekurangan 1 hari lagi dalam waktu 3236 tahun. Apa akan terjadi pemotongan hari lagi seperti yang pernah terjadi dulu ya? Saat tanggal 5 hingga 14 Oktober 1582 tidak pernah ada dalam sejarah perkalenderan dunia, karena terjadi pemotongan pada selang waktu pada hari-hari tersebut untuk mengkompensasi kekurangan 10 hari. Ngga tahu juga...Menurut statistik ada 0,0684% dari populasi penduduk dunia ini yang lahir pada tanggal 29 Februari ini. Artinya dari sebanyak orang itu pada setiap 3 tahun mereka tidak akan kebagian jatah hari ulang tahun.Wahai pembaca yang budiman, adakah diantara kalian yang lahir pada tanggal 29 Februari? Apakah anda memilih untuk merayakan ulang tahun di Februari atau Maret?
Subscribe to:
Posts (Atom)